waa~hh pintarrnyaaa kamuu aku sukaa dehhh

tenang! santai! kerjakan soal soal dibawah ini dengan sebaik baik dan sesungguhnya! ah! betapa susahnya itu, karena soal dibuat untuk dikerjakan, bukan dikerjakan untuk sebaikbaiknya. jadi apa yang harus kita lakukan, hai kawan?
jadilah pintar!

ya, karena dengan menjadi pintar, kita akan menjadi manusia yang pintar. sama halnya dengan menjadi ekonom, kita akan mempelajari ekonomi! dan sama pula dengan mempelajari filsafat dan kita akan menjadi ratu curhat sejagad!

itulah pintar, sebuah keterpaksaan untuk menjadi manusia yang tahu menahu. akanlah tetapi, itu tiada baik sesungguhnya! karena dengan menjadi pintar, kita akan lupa bahwa, semua manusia itu pintar pada dasarnya. lalu kenapa kita harus menjadi pintar, walaupun manusia itu pintar pada dasarnya? ini adalah ironis! karena menjadi dasar manusia sesungguhnya sama dengan menjadi dasar dari sebuah piramida multilevelmarketing! untuk itulah, jadilah pintar, tetapi jangan ikutan mlm! karena sesungguhnya mlm adalah bukan pintar.

tapi apakah pintar itu selalu dibutuhkan?
alkisah, seorang munafiki pernah datang kerumah ku, dan kemudian ia bersabda "hay orang orang yang beriman…yang tidak beriman, tidak hay"….betapa kejinya!
kemudian ia melanjutkan "saya datang dari jauh, tetapi saya pada akhirnya berfikir berpintar dan bercerdas, maka saya harus naik bis karena saya pikir saya pintar dan cerdas"
aku terpana! betapa pintarnya ia, dan aku tiada sepintar itu, maka aku bertanya,
"mengapa begitu, hai sobat?"
dengan pintarnya ia kemudian berkata
"karena jauh-dekat metromini 2000 rupiah.walaupun tiada metromini di kota ini"
itulah sahabatku, ia pintar!

jadi apakah pintar itu adalah cerdas?
pertanyaan ini sesungguhnya sama dengan, apakah tabungan sama dengan celengan? apakah bayi tabung sama dengan bayi celeng? apakah membuka tabungan sama dengan mencari celeng?
dan jawabannya hanyalah satu, pintar adalah mempelajari ekonomi, kemudian mempelajari ilmu.
dan sesungguhnya, cerdas adalah mempelajari ekonomi, kemudian belajar filsafat untuk mencari cinta.

jadi, apakah cerdas dan pintar tiada berkebalikan? tentu saja tidak! karena yang mau berkebalikan dengan pintar dan cerdas adalah bodoh dan bodoh sekali.
semacam apakah bodoh itu?
bodoh adalah seperti pintar tetapi tiada mau diangggap pintar, dan tiada pernah dianggap pintar karena memang tidak pintar! betapa tidak pintarnya orang2 bodoh!

oleh karena itu, sebaiknya dalam menjadi manusia, hendaklah kita tidak bodoh!

bodoh ada berbagai macam tipe, bodoh dan amat bodoh sekali. bodoh adalah masuk fakultas ekonomi kemudian belajar ekonomi tapi dengan bodoh. dan bodoh sekali adalah belajar ekonomi tetapi ikut tianshi.sungguh sungguh betapa bodoh manusia.

Lalu kenapa kamu tidak boleh bodoh? ini tentu sahaja pertanyaan terbesar seluruh umat manusia. saya ingin sekali tampil bodoh, tetapi saya pintar, dan saya terlalu bodoh untuk tampil pintar walaupun saya terlalu pintar untuk dikatakan bodoh. maka oleh sebab daripada itu, hendaklah kita tetap bodoh tetapi pintar, daripada terlihat pintar tetapi tidak terlalu.

ini adalah kisah seseorang. dia bekerja di sebuah kedai. tetapi dia tidak tau apakah kedai tersebut dapat bekerja, ataukah kedai tersebut adalah kedai kopi disebelah kedai digital dan disebelahnya lagi kedai-latan rakyat yang biasa setiap pagi hanya untuk bagian sepakbolanya. maka ia menggunakan kepintarannya, dia tidak lagi membuat kedai tersebut menjadi kopi digital rakyat, tetapi, bekerja untuknya! betapa pintarnya dia! karena dia tau, lebih baik bekerja di kedai daripada ikut multilevelmarketing yang tidak jelas arah perputaran uangnya.dan ia juga tiada menipu. karena ia cerdas.

akhir kata yang dapat kita semua simpulkan bersama-sama, pintar bukan cerdas, dan bodoh adalah tidak pintar dan tidak cerdas. dan bodoh sekali adalah tidak pintar, hampir agak tidak sangat cerdas sekali, tetapi membuang duit 2 juta rupiah untuk menjadi bawahan organisasi massa yang tidak jelas keuntungannya bernama tianshi atau apalah,sementara tampang kalian tidak secerdas itu. pergunakan kecerdasan untuk menjadi cerdas. janganlah pergunakan kepintaran untuk menjadi ketidakpintaran.

dan tetaplah cerdas! karena ada atau tiadanya penipuan multilevelmarketing,dunia ini tetap indah.

dan selama bumi masih berputar, tetaplah cerdas! semacam cerdas, tetapi sambil berputar.

hidup ini indah.

.taL.

2 Responses to “waa~hh pintarrnyaaa kamuu aku sukaa dehhh”

  1. DeKy Says:

    Yes akhirnya ada juga yg sepndapat. Aku berkali2 ditawari tiansi ma temenku, kukira waktu diajak bisnis bikin martabak telor eh trnyata dibujuk rayu ikut mlm,huh menyebalkan,omongan apa dikit dihubungin ma itu melulu,ak ga bakalan ikut masak kayak mbuang2 uang sj , kan nyarinya sj susehnye minta ampun..eh itu malah dibuang ga jelas kemana.malah aku dibilang juga bodohlah n ga pnya masa depan…sableng tu anak.
    oke Thanks dah baca.

  2. MaLTampanisme Says:

    yah, dari awal mlm udah salah sih.dari bawah,uang dua juta mengalir keatas,dan,ya,cuma keatas..kalo sampe mati lo ga bisa dapet bawahan,lo ga bakal dapet duit kan? lagian caranya nipu orang dari awal masuk,bener2 ga etis gitu.

    pertanyaan dari temen gw
    “kalo semua orang di dunia udah ikut mlm,katakanlah,tianshi,nah,orang yang terakhir ikut dapet apaan? produk ga guna? nyari bayi buat dipaksa ikutan tianshi?”

    gitulah,mending kuliah yang bener,kerja yang bener,tajir secara bener tanpa merasa tertipu juga. dan hidup ini indah.

    [menulismalt.blogs.friendster.com]

Leave a Reply